Sabtu, 15 Desember 2012

ARTBee : Remaja dan Budaya Kewirausahaan


Remaja merupakan kelompok masyarakat yang berjumlah paling banyak. Namun secara psikologis, remaja termasuk kelompok yang sangat muda terpengaruh dan jiwanya pun gampang bergejolak. Hal ini akibat kondisi pribadi mereka yang belum terbentuk.

Sesuai dengan pergolakan jiwa remaja, permasalahan yang muncul pun cukup beragam. Persoalan tersebut bukan hanya menjadi permasalahan remaja belaka, melainkan menjadi persoalan kita semua. Karena itu, masalah paling berat bagi orang tua adalah bagaimana menyelamatkan sang anak dari masa remaja.

Kita patut prihatin dengan kondisi remaja saat ini. Beberapa perilaku negatif yang membuat masa depan suram (madesu) selalu dipertontonkan setiap hari. Misalnya, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dan seks bebas.

Sekarang banyak sekali remaja ingin aktif dan kreatif tetapi terpeleset ke pergaulan bebas. Mereka terjebak jaring-jaring hedonisme yang menuju dunia gemerlap (dugem), kebebasan yang membabi buta, dan kepuasan syahwat yang tiada habis.

Remaja hedonis senantiasa berpikir bagaimana masa kecil hidup bahagia dan dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati (maunya) masuk surga. Pola hidup hedonis itu bila dibiarkan sangat berbahaya, terutama bagi masa depan remaja.

Salah satu penyebab keterjebakan remaja pada pola hidup hedonis adalah krisis spiritual. Krisis spiritual di kalangan remaja saat ini dapat terlihat dari perilaku mereka, baik yang bertalian dengan dimensi individu maupun sosial.

Kekerasan dan kejahatan sosial yang banyak melibatkan remaja saat ini menunjukkan grafik yang sangat memprihatinkan. Hal itu terlihat dari reportase kasus kriminal yang ditayangkan sejumlah media, baik media cetak maupun elektronik. Banyak remaja terlibat tawuran pelajar antar sekolah, perkosaan, pencuriaan, perampokan, pembunuhan, bunuh diri, dan masih banyak lagi.

Untuk itu, krisis spiritual di kalangan remaja saat ini perlu segera ditanggulangi. Penanaman pendidikan agama harus ditanamkan sejak dini. Upaya itu harus mendapat perhatian orang tua, tokoh agama, pendidik, dan pemerintah. Orang tua hendaknya selalu mengontrol perkembangan anak remajanya.

Dan yang lebih penting lagi para remaja harus mampu mengatasi tantangan, hidup disiplin, dan mampu menolak nafsu syahwatnya. Remaja semestinya mampu mendedikasikan bakat dan akal sehatnya untuk tujuan mulia. Sebab, sebaik-baik manusia adalah orang yang bisa memberikan banyak manfaat bagi diri, keluarga, dan masyarakatnya.

Mental Wirausahawan
Selain krisis spiritual, faktor ekonomi juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kenakalan remaja. Sebab sejalan dengan sifat kejiwaannya, seorang remaja banyak memerlukan kebutuhan hidup. Seperti untuk membeli pakaian, alat kosmetik, kendaraan, dan hiburan. Padahal, mereka belum memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Ketika keinginannya disampaikan kepada orang tua, terkadang banyak pula orang tua yang tidak memiliki kemampuan untuk memenuhinya. Sebab, kondisi perekonomian orang tuanya tidak memungkinkan untuk mewujudkan semua keinginan tersebut.

Kondisi seperti itu kerap mendorong anak remaja untuk mencari uang dengan caranya sendiri. Ada yang nekat menjadi wanita penghibur, bahkan ada yang berani mencuri, menipu, menjambret atau bahkan merampok. Yang lebih tragis lagi, terkadang ada remaja yang nekat bunuh diri hanya gara-gara kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.

Melihat realitas tersebut, remaja saat ini dirasa perlu untuk memiliki mental layaknya seorang wirausahawan. Mental, jiwa, dan kemandirian seperti yang biasanya seseorang wirausahawan akan mendorong remaja atau seseorang mancapai sukses di bidang yang ditekuninya.

Untuk bisa mencetak dan menyiapkan remaja yang memiliki mental layaknya seorang wirausahawan, kita perlu mengembangkan program pengembangan budaya kewirausahaan secara terpadu dan berkesinambungan di kalangan remaja. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja terhadap pentingnya kewirausahaan dan memberikan bekal pengetahuan tentang; menganalisa peluang-peluang usaha, manajemen produksi dan operasi usaha, manajemen SDM dalam usaha, strategi pemasaran hasi usaha, strategi dan akses permodaldan, dasar-dasar akuntansi, studi kelayakan usaha serta kemitraan dalam usaha.

Secara umum, kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability) dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin dihadapinya.

Jiwa kewirausahaan seseorang bukan hanya bakat bawaan sejak lahir, tetapi merupakan disiplin ilmu yang dapat dipelajari dan diajarkan. Oleh karena itu, esensi kewirausahaan adalah menciptakan nilai tambah dengan cara-cara baru dan berbeda (creative and innovative) agar dapat bertahan dan bersaing.

Upaya pengembangan budaya kewirausahaan ini sangatlah beralasan. Karena ternyata budaya kewirausahaan ini selain mampu membuka peluang kerja baru, juga terbukti mampu mengurangi tingkat kejahatan di kalangan remaja. Bahkan dengan program ini diharapkan remaja mampu menjadi kader bangsa yang handal dan berkualitas di tengah-tengah persaingan masyarakat global dewasa ini.

Kualitas tersebut, tidak hanya menyangkut bobot ilmu dan pengetahuan tentang kewirausahaan saja, tetapi yang sangat mendasar yaitu kualitas mental dan moral seorang wirausahawan yang mempunyai kadar keimanan dan ketakwaan yang tinggi.

Karena betaapun tingginya tingkat kemampuan intelektualitas SDM apabila tidak dibarengi dengan moral kepribadian luhur, maka keberadaannya akan dapat menjadi sumber penghambat pembangunan, bahkan membahayakan kehidupan diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Di sisi lain, dalam ikut mensukseskan pelaksanaan otonomi daerah (otda), kita juga bisa menaruh harapan kepada para remaja, untuk senantiasa mengambil peran terdepan dalam setiap pelaksanaan program pembangunan daerah, khususnya dalam rangka memberdayakan generasi mudanya.

Hal itu perlu diingat, karena keberhasilan pembangunan daerah bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah semata, tetapi merupakan tanggungjawab seluruh komponen masyarakat, termasuk generasi mudanya.

ARTBee : Pendidikan Berbasis Entrepreneur


Schumpeter, sebagaimana dikutip Bygrave (1996) dalam Entrepreneurship, mengatakan seorang wirausahawan adalah individu yang memperoleh peluang dan menciptakan organisasi untuk mengejarnya (mengejar peluang). Sedangkan Drucker (1996), mengatakan bahwa wirausaha selalu mencari perubahan, menanggapinya, dan memanfaatkannya sebagai peluang. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa seorang entrepreneur adalah pribadi yang mencintai perubahan, karena dalam perubahan tersebut peluang selalu ada. Ia akan selalu mengejar peluang tersebut dengan cara menyusun suatu organisasi.

Dengan demikian, jika pendidikan memiliki misi melaksanakan pendidikan wirausahawan, maka sudah selayaknya kurikulum dan strategi pembelajarannya mengalami perubahan dan penyesuaian. Melihat karakter wirausahawan di atas, kelihatannya sulit pembentukan wirausahawan tercapai, manakala proses pembelajarannya tetap mempergunakan strategi “klasik”.

Menurut Scharg et. al. (1987) wirausahawan merupakan hasil belajar. Meskipun jiwa wirausahawan mungkin juga diperoleh sejak lahir (bakat), namun jika tidak diasah melalui belajar dan dimotivasi dalam proses pembelajaran, sulit dapat diwujudkan. Untuk mempertajam minat dan kemampuan wirausahawan perlu ditumbuh-kembangkan melalui proses pembelajaran. Di sinilah letak dan pentingnya pendidikan wirausahawan dalam pendidikan.

Jika seorang pendidik menginginkan menumbuhkan sikap peserta didik, sudah seharusnya mengetahui bakat yang ada pada peserta didik, keinginan peserta didik, nilai dan pengetahuan yang seharusnya didapat pesera didik, serta lingkungan lain yang kondusif bagi penumbuhan sikap mereka, termasuk lingkungan politik. Keadaan ini sulit dilakukan, tetapi harus diusahakan. Jika kita ingin pendidikan berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat, maka kita tidak boleh diam. Apapun hasilnya, pendidik harus berusaha melakukan inovasi proses pendidikan. Perlu disadari, bahwa segala sesuatu membutuhkan proses yang cukup panjang untuk mencapai suatu keberhasilan.

Implikasinya dalam Kehidupan Nyata
Melihat uraian singkat tentang konsep pendidikan kritis dan mental wirausaha di atas, maka kita dapat mendesain model pendidikan masa depan yang lebih “produktif”. Pendidikan kritis sangat diperlukan agar setiap manusia mengenal kediriannya, humanis, tidak kerdil, dan reaktif terhadap perubahan yang terus-menerus. Membangun pendidikan kritis adalah tanggung jawab bersama seluruh stakeholder pendidikan.

Dengan kata lain, jika dipahami dari konsep tersebut, maka sudah seharusnya pendidikan kita dapat berperan sebagai problem solver dengan dibarengi mental wirausaha yang terpatri dalam diri. Artinya, peserta didik dibekali dengan pelbagai disiplin keilmuan yang mumpuni yang dapat dijadikan “modal” untuk menyelesaikan beberapa permasalahan yang muncul dan berkembang di masyarakat. Selain itu, dengan jiwa wirausahanya peserta didik akan selalu melakukan pembaharuan dan inovasi secara dinamis di masyarakat.

Walhasil, perjalanan dalam kehidupan masyarakat akan terus mengalami perkembangan-perkembangan (yang positif) tanpa meninggalkan jiwa kekritisan yang telah dibentuk melalui proses pendidikan.

artikel bab 12 : Manfaat Akuntansi


Informasi akuntansi yang dihasilkan dan suatu perusahaan sangat dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan keberadaan perusahaan tersebut. Berbagai pihak yang memerlukan informasi akuntansi antara lain: pemilik perusahaan, kreditur, investor, pemerintah, manajemen, dan karyawan. Manfaat informasi akuntansi bagi masing-masing pihak berbeda tergantung dari kepentingannya.
1. Pemilik Perusahaan atau Pemegang Saham
Para pemegang saham merupakan ‘pemilik’ suatu perusahaan yang pada umumnya merupakan perusahaan yang berbentuk badan usaha Perseroan Terbatas (PT). Mereka menjadi pemilik perusahaan karena mereka membeli saham-saham yang dikeluarkan oleh perusahaan. Dengan jalan menjual saham tersebut perusahaan mendapatkan dana. Begitulah perusahaan dengan jenis badan usaha tersebut mendapatkan modalnya.

Sebagai pemilik perusahaan para pemegang saham memerlukan informasi secara rutin dan terus-menerus mengenai perkembangan perusahaan. Salah satu informasi pokok yang diperlukan para pemegang saham adalah informasi keuangan (laporan keuangan) yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut secara periodik. Penyediaan laporan keuangan inilah yang menjadi tugas dari akuntansi keuangan.
Manfaat informasi akuntansi bagi para pemegang saham adalah sebagai bahan pertimbangan bagi mereka apakah mereka akan tetap mempertahankan modalnya di perusahaan tersebut atau akan mengambil modalnya untuk ditanamkan di perusahaan lainnya. Jika dari laporan keuangan tersebut diketahui bahwa kondisi perusahaan tidak akan memberikan keuntungan di masa yang akan datang maka para pemegang saham akan menarik modalnya dan mengalihkannya ke perusahaan lain yang prospeknya lebih bagus. Jika dari laporan keuangan tersebut diperoleh informasi bahwa perusahaan dapat memberikan keuntungan di masa yang akan datang maka kemungkinan para pemegang saham akan tetap menginvestasikan modalnya di perusahaan tersebut.

2. Kreditur (Bunk, Leveransir)
Kreditur bagi suatu perusahaan adalah pihak-pihak, misalnya bank atau perusahaan lain, yang memberikan pinjaman atau utang kepada perusahaan yang bersangkutan. Tentu saja sebagai pihak yang akan memberikan pinjaman mereka perlu memperoleh informasi tentang kemampuan perusahaan, yang akan diberi pinjaman, untuk mengembalikan pinjamannya: Informasi mengenai kemungkinan perusahaan mampu atau tidak untuk mengembalikan pinjamannya dapat diketahui dari laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan calon peminjam.

Apabila dari laporan keuangan yang dibuat diketahui bahwa perusahaan akan mampu mengembalikan pinjamannya, kreditur akan memberikan pinjaman pada perusahaan tersebut. Akan tetapi, apabila laporan keuangan menunjukkan bahwa perusahaan kemungkinan tidak akan dapat mengembalikan pinjamannya, kreditur tidak akan memberikan pinjaman. Kedua kondisi tersebut dapat dilihat dari laporan rugi laba selama beberapa tahun sehingga bisa dilihat kecenderungannya. Di samping itu, dapat dilihat pula dalam neraca mengenai banyaknya serta jumlah utang yang sudah dimilikinya. Jika perusahaan sudah memiliki banyak utang biasanya kreditur enggan memberikan pinjaman pada perusahaan tersebut.

3. Investor (Calon Penanam Modal)
Suatu perusahaan yang akan berdiri atau ingin menambah modalnya memerlukan para investor yang nantinya akan membeli saham perusahaan. Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan tersebut para investor atau pihak yang ingin menanamkan/menginvestasikan modalnya memerlukan informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan tersebut. Informasi keuangan yang dibutuhkan dapat dilihat dari laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan yang bersangkutan.

Investor memerlukan informasi tersebut untuk menilai kondisi keuangan perusahaan dan mengetahui atau memperkirakan prospek perusahaan itu di masa yang akan datang. Apabila kondisi keuangan perusahaan cukup baik, investor akan tertarik untuk menginvestasikan uangnya di perusahaan tersebut. Sebaliknya, jika kondisi keuangannya tidak baik investor tidak akan menginvestasikan uangnya di perusahaan itu, karena jika kondisi keuangannya buruk maka kemungkinan besar investor tidak akan memperoleh keuntungan dari investasinya, bahkan mungkin justru akan rugi. Tetapi bila kondisi keuangan perusahaan baik, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mempunyai prospek yang baik pula di masa yang akan datang sehingga investor
akan memperoleh keuntungan dari investasinya. Untuk mengetahui kondisi sebenarnya dari suatu perusahaan tidak cukup hanya melihat dari laporan keuangan pada tahun tertentu saja tetapi harus dilihat pula laporan keuangan pada tahun-tahun yang lalu sehingga dapat dilihat perkembangannya.

4. Pemerintah
Setiap perusahaan mempunyai kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Besar kecilnya pajak yang harus dibayarkan oleh suatu perusahaan tergantung dari besar kecilnya laba/keuntungan yang diperoleh perusahaan. Untuk menentukan besarnya pajak yang harus dibayarkan pemerintah memerlukan laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan secara periodik. Oleh karena itu, pemerintah menganjurkan setiap perusahaan untuk membuat laporan keuangan.
Di samping itu, manfaat lain yang diperoleh pemerintah dan laporan keuangan perusahaan antara lain pemerintah dapat mengetahui besar kecilnya perusahaan-perusahaan di negaranya, dan perusahaan-perusahaan mana yang sudah dapat berdiri sendiri dan perusahaan mana yang masih memerlukan subsidi atau pinjaman. Informasi-informasi seperti itulah yang nantinya juga akan digunakan oleh pemerintah untuk mengukur pen4apatan nasional dan menyusun kebijakan-kebijakan ekonomi.

5. Manajemen
Kata “manajemen” berasal dari bahasa Inggris yaitu kata benda “management”. Kata itu diturunkan dad kata kerja “to manage” yang berarti mengatur atau mengelola. Dalam bentuk kata benda “management‘ berarti pengelolaan atau pengaturan. Dalam suatu organisasi atau perusahaan, pengertian manajemen dapat mengacu pada dua hal. Pertama, manajemen dapat berarti semua aktivitas pengelolaan perusahaan. Kedua, manajemen dapat diartikan sebagai orang-orang yang diberi tanggung jawab untuk menjalankan (dalam anti mengelola) kegiatan dan semua yang dimiliki perusahaan.
Untuk dapat mengelola perusahaan dengan baik manajemen memerlukan berbagai informasi. Salah satu informasi yang sangat vital yang diperlukan manajemen adalah informasi akuntansi. Manajemen menggunakan informasi akuntansi tersebut untuk mengukur keberhasilan perusahaan serta sebagai dasar untuk menentukan kebijakan atau pengambilan keputusan perusahaan dalam rangka mencapai tujuannya.

6. Karyawan/Serikat Buruh
Untuk menjalankan kegiatan usahanya suatu perusahaan mempunyai banyak karyawan baik jenis maupun jumlahnya yang dibayar oleh perusahaan sebagai balas jasanya. Sebagai pihak yang bekerja di perusahaan mereka perlu mengetahui kondisi keuangan di tempat ia bekerja. Hal ini penting bagi mereka karena kelangsungan hidup mereka tergantung pada perusahaan. Mereka menginginkan supaya dapat memperoleh penghasilan yang tetap dan terus-menerus. Informasi yang mereka butuhkan dapat diperoleh dari laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan.

(review) bab 12 : Memahami Informasi Keuangan dan Akuntansi


mencoba mengingat-ingat materi terakhir pengantar bisnis yang kemarin dipresentasikan oleh kelompok terakhir pula tentang bagaimana akuntansi penting bagi bisnis. disini saya akan mereview beberapa istilah yang ada dalam akuntansi, yang mungkin tak asing di teling karena dibahas berkali kali dalam pengantar akuntansi 

seberapa pentingnya informasi akuntansi 

Anda harus mengerti akuntansi jika jika anda ingin sukses dalam bisnis. Sebenarnya, mempelajari beberapa istilah akuntansi dasar meruoakan hal yang wajib. Anda juga harus memahami bagaimana pembukuan terkait dengan akuntansi dan bagaimana akun-akun dijaga. Hal yang mustahil untuk menjalankan bisnis sebesar apapun atau memahami operasionalisasi bisnis jika tidak mampu membaca, memahami, dan menganalisis laporan akuntansi dan laporan keuangan.


Apakah Akuntansi ?
 Akuntansi (accounting) adalah pencatatan, pengklasifikasian, peringkasan, dan penginterpretasian segala kejadian dan transaksi keuanganuntuk memberikan informasi kepada manajemen dan pihak berkepentingan lain yang membutuhkan sebagai dasar untuk mengambil keputusan.

 Area Akuntansi
 Akuntansi disebut bahasa bisnis. Karena akuntansi merupakan bahasa yang digunakan untuk melaporkan informasi keuangan mengenai organisasi nirlaba, seperti gereja, sekolah, rumah sakit, fraternity, dan agen pemerintah. Adapun profesi akuntansi terbagi ke dalam area kerja utama yaitu:

Akuntansi Manajerial. 
Akuntansi Manajerial (managerial accounting) digunakan untuk menyediakan informasi dan analisis bagi para manajer didalam organisasi untuk membantu mereka dalam membuat keputusan.

Akuntansi Keuangan.
Akuntansi keuangan (financial accounting) berbeda dengan akuntansi manajerial dalam hal informasi dan analisis keuangan yang disediakan akuntansi keuangan ditujukan terutama bagi orang-orang yang berada di luar organisasi.

 Auditing.
Auditing adalah tugas meninjau ulang dan mengevaluasi catatan yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan suatu perusahaan.

Akuntansi Pajak.
Akuntansi Pajak (tax accountant) adalah seorang akuntansi yang diberikan mengenai pelatihan hukum pajak dan bertanggung jawab untuk mempersiapkan SPT pajak atau mengembangkan strategi pajak.

 Akuntansi Pemerintahan dan Nirlaba.
Akuntansi pemerintahan dan nirlaba (government and not-for-profit accountant) adalah system akuntansi baggi oragnisasi yang tidak berorientasi laba tetapi melayani ratepayers, pembayar pajak, dan lainnya sesuai dengan anggaran dasar yang disetujui.

 SIKLUS AKUNTANSI
 Siklus akuntansi (accounting cycle) enam langkah prosedur yang timbul di dalam penyusunan dan analisis laporan keuangan utama, siklus akuntansi melibatkan tugas, baik pembukuan maupun akuntan.

Adapun langkah-langkah dalam Siklus Akuntansi sebagai berikut:

 1. Menganalisis dokumen sumber (bukti penjualan, catatan penjualan, dll).
 2. Mencatat transaksi di dalam jurnal.
 3. Memindahkan (posting) catatn jurnal ke dalam buku besar.
 4. Membuat neraca saldo.
 5. Menyusun laporan keuangan 
 6. Menganalisis laporan keuangan.

artikel bab 11 : Seni Menjual dan Teknik Promosi


Tujuan dasar program pejualan suatu perusahaan adalah melakukan penjualan yang menguntungkan atas nama perusahaan. Strategi dan rencana penjualan diimplementasikan untuk membantu tercapainya tujuan penjualan, misalnya program periklanan dapat diimplementasikan untuk membantu meningkatkan volume penjualan produk atau jasa tertentu. Teknik penjualan merupakan cara-cara atau kiat-kiat yang
 dilakukan oleh penjual dalam rangka meraih konsumen. Ada empat langkah dalam melakukan teknik penjualan, yaitu:
 (1) Tentukan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan Untuk menentukan kebutuhan konsumen haruslah terlebih dahulu diadakan semacam pengamatan atau penelitian sederhana terhadap kebutuhan konsumen, misalnya barang atau jasa apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen? Berapa jumlahnya, siapa yang membutuhkan dan kapan mereka memerlukan?
 (2) Pilihlah Pasar sasaran Khusus
Ada tiga jenis pasar sasaran khusus, yaitu:
 a) Pasar individual, adalah pasar yang memberikan layanan kepada individu-individu tertentu untuk memenuhi kebutuhan secara individual. Jenis pasar ini sangat cocok untuk perusahaan kecil
dan menengah.
 b) Pasar khusus, yaitu pasar yang memberikan pelayanan khusus untuk konsumen tertentu, misalnya petani, pegawai negeri, pedagang dan sebagainya. Jenis pasar khusus sangat cocok
untuk perusahan kecil.
 c) Pasar tersegmentasi, yaitu pasar yeng menyediakan pelayanan bagi kelas konsumen tertentu, misalnya untuk pelanggan kelas berpendapatan tinggi, kelas pelanggan berpendapatan sedang dan kelas pelanggan berpendapatan rendah. Konsumen dikelompokan berdasarkan geografis (desa, kota), demografis (jenis kelaamin, usia, pendaptan, tingkat pendidikan) dan kelas sosial (tingkat sosial, gaya hidup), serta faktor perilaku.
(3)Tetapkan Posisi Pasar
 Setelah menentukan segmentasi pasar, perusahaan harus menentukan “posisi’ yang ingin diduduki segmen tersebut. Menetapkan posisi pasar ialah menyusun produk di tempat yang lebih jelas, khas, sehingga menimbulkan hasrat terhadap produk tersebut dalam pikiran konsumen daripada produk sejenis yang lain.
(4)Tempatkan Strategi Penjualan dalam Persaingan
 Perusahaan harus lebih siap untuk melakukan bauran pemasaran sebagai strategi dalam pengelolaan perusahaan. Bauran pemasaran adalah kombinasi penawaran produk, penetapan harga, metode
 promosi, dan sistem distribusi untuk menjangkau kelompok konsumen tertentu.
(5)Pilih Strategi penjualan yang paling Tepat.
 Memilih strategi dengan menempatkan keempat bauran pemasaran, produk, harga, promosi, dan distribusi tadi.

(rewiew) bab 11 : Menggunakan teknik-teknik promosi yang efektif


mereview sedikit dari presentasi kemarin tentang promosi ternyata tak hanya sekadar bagaimana produk kita dapat dikenal oleh pelanggan, tapi banyak hal lain yang harus diperhatikan pada setiap promosi yang kita lakukan. adapun beberapa teknik promosi yang dapat d aplikasikan untuk mempromosikan produk kita. bukan asal-asalan , asal produk kita dikenal ... 

Perusahaan modern mengelola sistem komunikasi pemasaran yang kompleks. Perusahaan berkomunikasi dengan perantara, konsumen, dan berbagai kelompok masyarakat. Kemudian perantara berkomunikasi dengan konsumennya dan masyarakat. Konsumen melakukan komunikasi lisan dengan konsumen lain dan dengan kelompok masyarakat lain. Sementara itu, setiap kelompok memberikan umpan balik kepada setiap kelompok lain.

Para pemasar banyak mennggunakan banyak alat yang berbeda untuk mempromosikan produk dan jasa mereka. Secara tradisional alat-alat itu adalah iklan, penjualan priibadi, hubungan masyarakat, dan promosi penjualan

Adapun langkah-langkah dalam sebuah kampanye promosi:

1. Mengidentifikasi pasar sasaran.

2. Menentukan tujuan-tujuan untuk setiap unsur dari bauran promosi.

3. Menentukan satu anggaran promosi.

4. Mengembangkan satu pesan terpadu.

5. Mengimplementasikan rencana.

6. Evaluasi efektivitas.
Promosi (promotion) adalah usaha-usaha para pemasar untuk memberi informasi dan mengingatkan orang-orang dalam pasar sasaran mengenai produk-produk, dan membujuk mereka untuk ikut sert dalam pertukaran.
Bauran promosi (promotion mix) adalah kombinasi alat-alat promosi yang digunakan satu organisasi.
Komunikasi pemasaran terpadu (integrated ,marketing communication-IMC) adalah satu teknik yang mengombinasikan semua alat promosi menjadi satu strategi promosi yang menyeluruh dan terpadu.

Bauran promosi adalah ramuan khusus dari iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan dan pemasarannya. Difinisi dari keempat alat promosi utama adalah sebagai berikut:

1.     Periklanan (advertising) adalah segala bentuk pengajian dan promosi bukan pribadi mengenai gagasan, barang, atau jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu. Propaganda adalah komunikasi non-personal yang tidak memiliki sponsor teridentifikasi.

Berbagai jenis iklan yang digunakan oleh berbagai organisasi untuk menjangkau sasaran pasar yang berbeda. Kategori-kategori utamanya antara lain:

o Iklan ritel.

o Iklan perdagangan.

o Iklan bisnis ke bisnis.

o Iklan institusi.

o Iklan produk.

o Iklan advokasi.

o Iklan komparatif.

o Iklan interaktif.

o Iklan online.

2.    Penjualan pribadi (personal selling) adalah presentasi dan promosi barang dan jasa secara tatap muka. Ini berarti mencari prospek-prospek baru dan melanjutkan layanan setelah terjadi penjualan. Penjualan efektif tidak sekadar membujuk orang lain untuk membeli. Kenyataanya, saat ini, penjualan personal lebih tepat dideskripsikan sebagai membantu orang lain memenuhi keinginan dan kebutuhannya.

Langkah-langkah dalam Proses Penjulan

1. Prospek dan kualifikasi (prospect and quality).

2. Pra-pendekatan.

3. Pendekatan.

4. Melakukan presentasi.

5. Menjawab keberatan.

6. Menutup penjualan.

7. Tindak lanjut (follow up).

3.    Promosi penjualan (sales promotion) adalah alat promoi yang menstimulasi pembelian komsumen dan minat diler melalui aktivitas-aktivitas jangka pendek.

Teknik-teknik promosi Penjual Bisnis ke Bisnis
 Pameran dagang
 Portofolio untuk orang-orang bagian
 Penjualan
 Penawaran (pengurangan harga)
 Katalog
 Konvensi

Teknik-teknik promosi Penjualan Konsumen
 - Kupon
 - Bonus (Beli 3, gratis 1)
 - Promosi potongan harga
 - Katalog
 - Sampel
 - Demonstrasi
 - Hadiah
 - Event khusus
 - Undian
 - Lotere
 - Kontes
- In-store displays

4.    Hubungan masyarakat (humas) (public relations) didefinisikan sebagai fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap masyarakat, mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur untuk merespons permintaan masyarakat, dan melaksanakan sebuah program yang terdiri atas tindakan dan informasi untuk mendapatkan pengertian dan penerimaan masyarakat. Dengan kata lain, sebuah program hubungan masyarakat yang baik terdiri atas tiga langkah:

1. Mendengarkan masyarakat.

2. Mengubah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur.

3. Menginformasikan kepada masyarakat bahwa anda merespon kebuthan mereka.

Setiap kategori terdiri dari alat-alat yang spesifik, misalnya periklanan mencakup cetakan, penyiaran, baliho di jalan, dan berbagai bentuk lain. Penjualan pribadi mencakup prestasi penjualan, pameran perdagangan, dan program insentif. Promosi penjualan mencakup pameran di tempat membeli, hadiah, diskon, kupon, iklan khusus, dan demonstrasi.

Meningkatnya Penggunaan Informesial

Informesial (informecial) adalah acara TV siaran penuh yang diperuntukkan khusus untuk mempromosikan barang dan jasa.

Pemsangan iklan berpindah ke internet

Promosi interaktif (interactive promotion) adalah proses promosi yang memungkinkan para pemasar untuk lebih sekedar melakukan monolog, tetapi para penjual membujuk pembeli untuk membeli sasuatu, menjadi melakukan dialog dimana penjual dan pembeli bekerja sama untuk menciptakan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan.

Langkah-langkah dalam Mengembangkan Komunikasi yang Efektif

Komunikasi melibatkan Sembilan elemen, yaitu:

1.     Pengirim (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain, seperti McDonald’s§

2.    Penyediaan (encoding) adalah proses menuangkan pikiran menjadi bentuk simbolik. Contoh : agen periklanan McDonald’s menyusun kata dan ilustrasi menjadikan iklan yang menyampaikan pesan yang disampaikan.

3.    Pesan (message) adalah perangkat symbol yang dikirimkan oleh pengirim, seperti iklan McDonald’s§

4.    Media (media) adalah saluran komunikasi yang menjadi pengantar pesan agar dapat bergerak dari pengirim ke penerima, seperti televisi dan program televise spesifik yang dipilih McDonald’s

5.    Pengartian (decoding) adalah proses yang dilakukan penerima untuk member arti dari symbol-simbol yang disandikan oleh pengirim, seperti : seorang pelanggan memperhatikan iklan McDonald’s dan menginterpretasikan kata-kata serta ilustrasi dalam iklan.

6.    Penerima (receiver) adalah pihak yang§ menerima pesan yang dikirim pihak lain, seperti : konsumen yang memperhatikan iklan McDonald’s.

7.    Respon (response) adalah reaksi§ dari penerima setelah menerima pesan. Terdapat ratusan kemungkinan respons, seperti konsumen lebih menyukai McDonald’s, kemungkinan lebih besar diadakan makan McDonald’s pada kesempatan makan makanan siap santap lainnya, atau tidak melakukan apa-apa.

8.    Umpan balik (feedback) adalah bagian dari respons penerima yang dikomunikasi baik kepada pengirim. Hasil riset McDonald’s menunjukkan bahwa konsumen suka dan ingat pada iklan McDonald’s atau konsumen mengirim surat atau menelpon atau menelpon McDonald’s memuji atau melontarkan kritik iklan atau produk McDonald’s.

9.    Kebisingan (noise) adalah penyimpangan yang§ tidak direncanakan selama proses komunikasi, yang mengakibatkan penerima memperoleh pesan berbeda dari yang dikirimkan oleh pengirim-penerimaan TV konsumen jelek atau diganggu anggota keluarga ketika menonton iklan

PUBLISITAS: UJUNG TOMBAK HUBUNGAN MASYARAKAT

Publisitas (publicity) adalah informasi apapun mengenai individu, produk, atau organisasi yang didistribusikan kepada masyarakat melalui media dan tidak dibayar atau dikendalikan oleh pihak penjual.

Push strategy adalah strategi promosi oleh perusahaan dengan menggunakan iklan, penjualan personal, dan alat-alat promosi lainnya untuk meyakinkan para perantara grosir dan peritel agar mau menyimpan persediaan dan menjual barang dagangan

 Pull strategy adalah strategi promosi dimana usaha-usaha iklan dan promosi penjualan besar-besaran ditujukan kepada konsumen, sehingga mereka akan meminta produk dari para peritel

Empat bentuk utama dari pemasaran langsung yaitu

1.     Pemasaran lewat pos dan katalog. Pemasaran lewat pos (direct mail) adalah pemasaran langsung lewat pos meliputi pengiriman surat, iklan, contoh, selebaran dan sarana lain kepada calon pembeli bedasarkan daftar alamat.

Pemasaran lewat catalog (catalog marketing) adalah pemasaran langsung lewat katalog yang dikirimkan kepada daftar pelanggan terpilih atau disediakan dalam toko.

2.    Pemasaran lewat telpon (telemarketing) adalah menggunakan telpon untuk menjual langsung kepada konsumen.

3.    Pemasaran lewat televisi (television marketing) adalah pemasaran langsung via televisi menggunakan iklan denga respons langsung atau saluran berbelanja dari rumah. Bentuk lain dari pemasaran lewat televise adalah saluran belanja di rumah (home shopping channel) adalah program televise atau daluran yang khusus untuk menjual barang dan jasa.

4.    Berbelanja On-Line. Berbelanja lewat komputer on-line (on-line computer shopping) adalah berbelanja lewat jasa komputer on-line interaktif, system dua arah yang menghubungkan konsumen dengan penjual secara ektronik.

Basis data Pemasaran Langsung

Basis data pemasaran adalah kumpulan data terorganisasi mengenai pelanggan atau calon pelanggan individual yang dapat dipakai untuk menemukan calon pelanggan potensial, menjual produka dan jasa, dan mempertahankan hubungan dengan pelanggan.

Pemasaran Langsung Terpadu

Pemasaran langsung terpadu adalah pemasaran langsung yang menggunakan berbagai wahana dan berbagai tahap untuk memperbaiki tingkat repons dan laba.

Komunikasi Pemasaran Terpadu

Komunikasi pemasaran terpadu (integrated marketing communication). dengan konsep ini, perusahaan secara hati-hati memadukan dan mengkoordinasikan berbagai saluran komunikasinya untuk menyampaikan pesan yang jelas, konsisten, dan saling mendukung mengenai organisasi dan produknya.

Komunikasi Pemasaran yang Bertanggung Jawab Sosial

Kebanyakan pemasar bekerja keras untuk berkomunikasi secara terbuka dan jujur dengan konsumen dengan pedagang. Walaupun demikian, penyalahgunaan dapat terjadi dan membuat kebijakan umum telah mengembangkan badan hukum dan peraturan yang memad

Senin, 03 Desember 2012

ARTBee : Memulai USAHA DISTRO


Dalam bisnis selalu diawali dgn proposal. Begitu juga bisnis pakaian dan asesoris ala anak muda, proposal bisnis baju distro perlu dibuat. Jika Anda mengawali bisnis tanpa sebuah proposal terencana, hasilnya pasti akan berantakan dan mengecewakan. Maka dari itu proposal bisnis baju distro harus disiapkan bagi Anda yg ingin menekuni bisnis ini.

Dalam dunia usaha, proposal ini memang banyak ragam bentuknya. Berikut penjelasan cara membuat bisnis baju distro yg bagus dan mulai membuat proposal bisnis baju distro.

Berikut ini contoh proposal bisnis Baju Distro yg harus mencakup beberapa bagian penting. Diantaranya:

1. Profil Distro

Profil ini mencakup nama distro. Usahakan yg gaul dan mencerminkan gaya anak muda. Anda bisa melakukan survei atau membaca referensi tentang istilah-istilah anak muda. Usahakan juga istilah atau nama yg singkat saja. Nama ini yg nantinya akan menjadi merek dagang distro Anda.

2. Lokasi

Dalam proposal bisnis baju distro usahakan tempat yg nantinya sebagai toko atau gerai distro berada di lokasi strategis. Usahakan dekat jalan dan dirancang juga nantinya bisa sebagai tempat nongkrong anak-anak muda juga. Jadi, mereka diharapkan juga memakai atau kelak akan membeli produk dalam distro Anda.

3. SDM Pengelola

Cantumkan siapa pengelola bisnis tersebut dalam proposal bisnis baju distro Anda. Usahakan disertai dgn diskripsi atau cerita pengalaman-pengalaman personil yg nantinya akan mengelola bisnis baju distro tersebut. Dgn pengalaman tersebut nantinya investor akan bisa lebih diyakinkan karena bisnis ini nantinya akan dijalankan oleh orang yg tepat, bukan orang yg baru belajar dalam bisnis baju distro.

4. Strategi pemasaran

Dalam bagian strategi pemasaran ini, cantumkan beberapa alternatif strategi pemasaran sehingga penjualan bisa melonjak atau minimal sesuai dgn standar yg ditetapkan. Anda bisa merancang strategi pemasaran, misalnya melalui brosur cetak, membuat media online seperti blog atau situs. Atau bisa jadi Anda merancang acara-acara utk menarik minat anak-anak muda datang pada gerai distro Anda dgn harapan membeli produk setelahnya.

5. Perhitungan rugi laba

Utk seorang investor, inilah poin yg paling penting. Hitung dan rencanakan perhitungan rugi laba bisnis baju distro Anda. Bukan pertahun tapi perbulan. Usahakan agar dalam perhitungan tersebut ada volume peningkatan penjualan dari bulan ke bulan. Utk perhitungan rugi laba, misalnya nanti keuntungan 60% utk investor dan 40 % utk pengelola, atau dgn model masing-masing akan mendapkan hasil yg rata 50%.

Demikian penjabaran proposal bisnis baju distro khusus kami ketengahkan utk Anda. Semoga bermanfaat. Sukses utk bisnis Anda.

satu hal yang perlu saya tambahkan adalah perbanyaklah relasi dengan semua kalangan (persahabatan) itu merupahkan hal yang dapat suksesnya sebuah usaha.