Senin, 19 Maret 2012

pemikiran seorang pada ibunya

aku sempet baca blog seseorang yang nulis masalah hubungan anak sama ibunya. satu hal yang kadang sering kita lakukan adalah 'ngebatin orang tua kita, khususnya ibu'. dan iani mungkin pemikiran dari seorang anak yang kini telah menjadi ibu
aku akui ibu,
Ketika aku berusia 6 tahun, aku berpikir: Ibuku tahu segalanya!
Ketika aku berusia 8 tahun,  aku berpikir: Ibuku tahu apapun juga!
Ketika aku berusia 12 tahun, aku akan berpikir: Ibuku ternyata tak tahu segalanya!
Ketika aku berusia 14 tahun, aku akan berpikir: Ibuku tidak tahu apa-apa!
Ketika aku berusia 16 tahun, aku akan berpikir: Ibuku apa deh!
Ketika aku berusia 18 tahun, aku akan berpikir: Ibuku ketinggalan jaman!
Ketika aku berusia 25 tahun, aku akan berpikir: Mungkin Ibuku tahu..
Ketika aku berusia 35 tahun, aku akan berpikir: Sebelum mengambil keputusan, lebih baik kutanyakan pada Ibu..
Ketika aku berusia 45 tahun, aku akan berpikir: Aku ingin tahu, apa pendapat Ibuku tentang hal ini..
Ketika aku berusia 65 tahun, aku akan berpikir: Seandainya Ibuku ada di sini agar aku bisa meminta pendapatnya..



Belum habis kata yang terucap dari bibirku, ibuku aku telah merengkuhmu dalam, erat berkata :
Ibu adalah satu-satunya orang yg sangat kucinta. Aku berjanji, suatu hari akan membuatmu tersenyum bangga memiliki aku sebagai anakmu, karena aku sendiri bahagia memiliki IBU TERBAIK DI DUNIA!

Rabu, 14 Maret 2012

undelivered letter

to     : YOU
from : Me


dear YOU,
aku menanti semalaman, mungkin tak hanya semalaman aku menunggu tepi seharian. sedikit bodoh terjaga sepanjang hari hanya untuk menanti entah pesan atau sedikit sapaan selamat ulang tahun. tadinya aku berfikir kau akan menjadi salah satu dari mereka yang akan memberikan aku ucapan pertama. tapi, entahlah masih memaki diriku betapa bodohnya aku mengharapkan hal yang kemungkinan pasti tidak akan aku dapatkan.

dear YOU, hanya ingin aku hanya  ingin menanyakan sedikit kabarmu disana. baik-baik sajakah?. entah kau lupa atau memang sengaja melupakan. YOU, aku selalu berharap ada moment tepat dimana aku menyatakan betapa aku menyesal kehilangan mu. aku tak ingin meminta kau tuk kembali, hanya saja aku ingin meminta kau menjadi teman untuku. aku tak ingin ada jarak setelah ini, menang nyaanya ada jarak berkilo-kilo mil jauhnya tapi sadarkah bahwa hanya rasa nyaman ini yang mampu membuatku dekat. walaupun terasa saat aku menutup mata. hei! YOU apakah kau sangat membenciku sampai sampai semua tentangku kau musnahkan?, sejahat itukah aku menyakitimu? sampai kapan kau mau menjaga jarak yang kian hari kian menjauh. jangan! tolong jangan jauhiku. bukan karna aku takit kehilanganmu, tapi aku kan semaki berdosa karna menyakitimu. disisi lain aku merasa aku ingin menjaga hati karna aku tak ingin rasa yang pernah ada tumbuh, berkembang dan berbuah air mata penyesalan. aku tak ingin membiarkan seseorang jatuh cinta sedangkan aku tak ingin atau berniat menangkap cinta itu, aku hanya mampu melihantnya sakit terjatuh.
  YOU aku muak dengan sikapmu yang kekanak-kanakan menghindar pada kenyataan yang memag seharusnya kau hadapi, membiarka semua semu. YOU, aku hanya ingin betemu untuk bersapa "hai" padamu. tentang ucapan yang tak kau ucapkan aku hanya bisa membiarkan rasa ini luruh bersama air mata penantian.

YOU mungkin hanya ini yang dapat aku sampaikan untukmu tapi aku lelah menulis, pandanganku pun mulai kabur oleh hujan baru diujung mata. terakhir aku hany ingin menyampaikan bahwa "aku tak pernah berhenti mencintaimu aku hanya berhenti menunjukanya". thats all semoga harimu selalu baik, sederhana bahagia dengan banyak cinta. Tuhan menjagamu :*

sincerely

Me :*

greeting (=

bukan berarti ceremonial tiup lilin atau ucapan selamat ulang tahun dari orang-orang terkasih. yang terpenting adalah ucapan syukur kepada sang pemilik kehidupan atas kepercayaannya untuk aku sempat hidup dan umur. karena diliuar sana banyak hal lebih buruk terjadi. tentang hidup yang semakin detik selali berkurang. tentang nafas yang kian hari kian memberat. tentang rasa yang kian hari kian hambar. tentang detak degub jantung yang sewaktu-waktu bisa terhenti.

thanks Godness ... aku punya temen, sahabat, saudara kaya kalian yang udah kasi surprise, kado, ucapan dan lainya. makasih sorry nggak bisa reply greeting satu-satu *hugkisshugkisshugkisshugkiss*

Sabtu, 18 Februari 2012

A Thousand Years lyric

Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I'm afraid
To fall
But watching you stand alone
All of my doubt
Suddenly goes away somehow

One step closer

I have died everyday
waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more


Time stands still
Beauty I know she is
I will be brave
I will not let anything
Take away
What's standing in front of me
Every breath,
Every hour has come to this

One step closer


I have died everyday
Waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

One step closer
One step closer


I have died everyday
Waiting for you
Darlin' don't be afraid,
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more


"klick" to download
A Thousand Years
by : Christina Perri



kesunyian


Hati ini bergema nyanyian lirih tanpa kata
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta
Kidung tentang kehidupan, desah nafas
Gubahan merdu tentang kematian, kesunyian
Senandung dari penghianatan, kesakitan
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Semua kini tersimpan rapat dalam relung sukma
Dan karena risau ini ,semua akan terhempas. Menghilang
Aku merasa terasing  bahkan bagi diriku sendiri
Ketika aku menendengar lidahku berbicara
Telingaku bertanya Tanya akan suaraku
Aku melihat aku diriku tersenyum, menangis, takut
Ya aku melihat sesuatu diwajahku yang tak dapat dilihat jiwaku
Sekali lagi aku menemukannya dimataku apa yang takditemuakan diriku
Sematara itu jiwa ini menyelidiku hatiku
Bertanya Tanya sebenarnya apakah hkikatku
Namun semua semu, aku tak tahu
Terselubung dalam kesunyian   

Sabtu, 11 Februari 2012

how to follow "precious rubbish" s blog


rasanya baru kemaren aja aku MOS masuk ke dunia putih abu-abu. masih jelas gimana menggilanya SEPULUH LIMA. dengan segala istilah "Rebel". rasanya baru bebrapa menit lalu aku ngejanalin waktu yang solid bareng SEBELAS IPA EMPAT. dan nggak kerasa deti kini aku haruh fight bareng DUA BELAS IPA SATU.